<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kisahghaib Dot Com</title>
	<atom:link href="http://kisahghaib.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kisahghaib.com</link>
	<description>Just Share</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 May 2012 12:50:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Jenasah yang masih utuh setelah di kubur 30 tahun</title>
		<link>http://kisahghaib.com/2012/05/jenasah-yang-masih-utuh-setelah-di-kubur-30-tahun/</link>
		<comments>http://kisahghaib.com/2012/05/jenasah-yang-masih-utuh-setelah-di-kubur-30-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 May 2012 12:50:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kisahghaib.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Jenasah yang masih utuh setelah di kubur 30 tahun &#8211; ini cerita berasal dari tanah jawa, cerita dimana seorang wanita yang semasa hidupnya banyak berbuat kebaikan, percaya tidak percaya setelah wanita tersebut meninggal, jasadnya masih utuh setelah di bongkar, 30 tahun kemudian, ini ceritanya &#160; Pembongkaran makam di tempat pemakaman umum (TPU) Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jenasah yang masih utuh setelah di kubur 30 tahun &#8211; ini cerita berasal dari tanah jawa, cerita dimana seorang wanita yang semasa hidupnya banyak berbuat kebaikan, percaya tidak percaya setelah wanita tersebut meninggal, jasadnya masih utuh setelah di bongkar, 30 tahun kemudian, ini ceritanya<img title="{#wordpress.wp_more_alt}" src="http://kisahghaib.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><img title="{#wordpress.wp_more_alt}" src="http://kisahghaib.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><img title="{#wordpress.wp_more_alt}" src="http://kisahghaib.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><img title="{#wordpress.wp_more_alt}" src="http://kisahghaib.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><span id="more-19"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img title="{#wordpress.wp_more_alt}" src="http://kisahghaib.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><img title="{#wordpress.wp_more_alt}" src="http://kisahghaib.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><img title="{#wordpress.wp_more_alt}" src="http://kisahghaib.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><img title="{#wordpress.wp_more_alt}" src="http://kisahghaib.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><img title="{#wordpress.wp_more_alt}" src="http://kisahghaib.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />Pembongkaran makam di tempat pemakaman umum (TPU) Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo membuat heboh warga, Kamis (19/1/2012). Betapa tidak, jenazah Sugiyem, wanita yang meninggal pada tahun 1981 silam itu masih utuh, meski sudah mengering.</p>
<p>Tidak hanya jenazahnya saja, kain kafan yang membalut mayat Sugiyem ternyata juga masih lengkap. Kabar itu cepat tersebar hingga warga banyak berdatangan ke lokasi TPU untuk menyaksikan dari dekat.</p>
<p>“Sampai sekarang sudah 30 tahunan dia (Sugiyem, red) dikubur. Waktu meninggal itu usianya masih muda sekitar 34 tahun. Meninggalnya itu karena sakit,” kata Ismail, salah satu kerabat Sugiyem.<br />
Dari keterangan yang dikumpulkan, makam Sugiyem dibongkar karena akan dipindahkan ke dekat makam suaminya di TPU lain di Desa/Kecamatan Jangkar Situbondo.</p>
<p>Pemindahan makam itu berdasarkan permintaan Subri, anak Sugiyem yang mengaku kerap bermimpi kalau sang ibu minta makamnya dipindah ke deket suaminya.</p>
<p>“Pokoknya Subri sering katanya bermimpi begitu, ibunya minta makamnya dipindah ke dekat makam suaminya,” tukas Novi, seorang warga kepada detikSurabaya.</p>
<p>Utuhnya jenazah dan kain kafan Sugiyem, dinilai warga tidak lepas dari perilaku almarhum selama hidup. Selain murah hati dan sabar, wanita asal Desa/Kecamatan Jangkar Situbondo itu juga terkenal ramah dan suka mengalah kepada para tetangganya.</p>
<p>“Waktu masih hidup orangnya memang baik, mas. Dia juga terkenal sangat patuh sama almarhum suaminya,” tutur Muarip, tetangga Sugiyem.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kisahghaib.com/2012/05/jenasah-yang-masih-utuh-setelah-di-kubur-30-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diculik penghuni ghaib kali akar</title>
		<link>http://kisahghaib.com/2012/05/diculik-penghuni-ghaib-kali-akar/</link>
		<comments>http://kisahghaib.com/2012/05/diculik-penghuni-ghaib-kali-akar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 May 2012 12:27:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[diculik makhlik halus di kali]]></category>
		<category><![CDATA[Diculik penghuni ghaib]]></category>
		<category><![CDATA[Diculik penghuni ghaib kali akar]]></category>
		<category><![CDATA[kali angker]]></category>
		<category><![CDATA[sungai berhantu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kisahghaib.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Diculik penghuni ghaib kali akar-cerita ini dari daerah Lampung, tempat kejadian perkaranya di Kali akar, kali yang terkenal karena keangkeran dan di sana banyak terdapat pohon-pohon besar sudah lama di cap oleh masyarakat sekitar sebagai kali yang angker, berikut kisahnya Diculik penghuni ghaib kali akar Hampir 6 hari Udin dibawa kabur makhluk penghuni Kali Akar. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Diculik penghuni ghaib kali akar</strong>-cerita ini dari daerah Lampung, tempat kejadian perkaranya di Kali akar, kali yang terkenal karena keangkeran dan di sana banyak terdapat pohon-pohon besar sudah lama di cap oleh masyarakat sekitar sebagai kali yang angker, berikut kisahnya<span id="more-16"></span><br />
<strong>Diculik penghuni ghaib kali akar</strong></p>
<p>Hampir 6 hari Udin dibawa kabur makhluk penghuni Kali Akar. Ketika ditemukan, sifat Udin berubah mirip kera dan menyerang siapa saja yang hendak menangkapnya.</p>
<p>Kali akar merupakan bagian dari Way Belahu, sungai yang mengalir membelah Kota Teluk betung Bandar lampung. Penduduk menyebutnya Kali akar karena di sekitar aliran sungai itu banyak ditumbuhi pohon perdu yang akarnya muncul di permukaan air. ada juga akar yang menjuntai sepert<span class="text_exposed_show">i tali ayunan. akar- akar sebesar paha orang dewasa itu sangat disenangi anak-anak. Mereka biasa berdiri di atas akar itu lalu terjun ke sungai.</p>
<p>Sebagian orang mengatakan tempat itu angker. Memang jarang sekali tempat itu dikunjungi orang. Mereka datang ke tempat itu hanya pada saat-saat tertentu saja, seperti menjelang bulan puasa. Biasanya mereka datang untuk mandi keramas. Praktis, pada hari- hari biasa sungai itu hanya ramai oleh anak- anak setempat yang berenang.</p>
<p>Sore itu hujan turun lebat sekali. Tetapi sekelompok anak-anak Kampung Pakuon yang sedang bermain bola belum juga mau berhenti. Hujan justru membuat mereka tambah bersemangat bermain sehingga tanpa terasa hari sudah mulai gelap. Usai bermain bola, mereka lantas berlari menuju Kali akar dan sambil bersorak mereka pun terjun ke sungai itu. Setelah badannya bersih dari lumpur, mereka lantas pulang ke rumah masing-masing. Namaun ada yang aneh di sore itu. Mahyudin yang biasa dipanggil Udin, tidak tampak di antara mereka. Padahal tadi Udin bermain dan mandi di sungai bersama anak-anak itu. Ketika rohayah, ibunya Udin bertanya, anak-anak hanya menjawab Udin masih mandi di sungai. rohayah sedikit lega mendengar jawaban itu karena sudah menjadi kebiasaan Udin selalu pulang terlambat.</p>
<p>Namaun ketika adzan Magrib terdengar dan Udin belum juga pulang, rohayah mulai was- was. Kemana anak itu? Tanya rohayah dalam hati. ia kemudian memanggil Badar, kakak Udin, yang sedang menonton televisi.</p>
<p>&#8220;Badar, coba kamu susul adikmu,&#8221; perintah rohayah.</p>
<p>&#8220;Susul kemana, Bu?&#8221; kata Badar balik bertanya tanpa melepas pandangannya daripesawat TV.</p>
<p>&#8220;Kata temannya tadi dia mandi di Kali akar.&#8221; Dengan agak malas, Badar beranjak dari tempat duduknya. Kakinya diseret menuju Kali akar yang letaknya tidak terlalu jauh dariu rumahnya. Tiba di Kali akar, Badar tidak melihat adiknya. Situasi di sekitar Kali akar sangat sepi. Badar sempat beberapa kali memanggil nama adiknya. namun tidak ada sahutan. Badar pun mencoba menyusuri aliran sungai itu sambil</p>
<p>terus memanggil-manggil Udin tetapi tetap saja tidak menemukan adiknya. Badar akhirnya pulang dengan tangan hampa.</p>
<p>&#8220;Udin tidak ada di Kali akar,&#8221; lapor Badar pada ibunya.</p>
<p>Perasaan rohayah semakin tidak menentu. Firasatnya mengatakan telah terjadi sesuatu pada anak itu. &#8220;Coba cari ke musola. Siapa tahu dari sungai tadi dia langsung ke musola untuk mengaji.&#8221;</p>
<p>&#8220;Bu, ini maslam Jumat. Tidak ada anak-anak yang mengaji,&#8221; sahut Badar. Ustadz ali memang meliburkan santrinya setiap malam Jumat.</p>
<p>&#8220;Kalau begitu coba cari ke rumah Pakde Miran. Mungkin saja Udin ke sana,&#8221; perintah rohayah. Kini suaranya mulai bergetar karena rasa was-was. Sementara Kardi, suami rohayah, juga sudah sibuk mencari kemana-mana.</p>
<p>Tanpa banyak Tanya, Badar langsung berlari ke rumah Pakde Miran. Perasaannya mulai ikut cemas memikirkan berbagai kemungkinan buruk menimpa adiknya. Benar saja, Udin tidak ada di rumah Pakde Miran. Badar langsung pulang dan memberitahukan hal itu pada ibunya.</p>
<p>Sontak keluarga Udin dilanda kecemasan yang luar biasa. Terlebih usai adzan isya, Udin juga belum ditemukan. Kabar itu segera menyebar sehingga para tetangga dan teman- teman Udin ikut mencari anak itu. Mereka menyusuri sungi karena mulai muncul dugaan Udin hanyut terbawa arus Kali akar. apalagi sore itu hujan turun sangat deras. Meski Udin bisa berenang, namun belum terlalu mahir sehingga jika kemungkinan saja terseret arus karena hujan turun sejak sore sehingga aliran Kali akar mendadak sangat deras.</p>
<p>Namun karena suasana gelap dan hujan tambah deras, mereka pun menghentikan pencariannya. Dari kasak-kusuk mulailah muncul dugaan jika Udin telah dibawa oleh Kalongwewe, makhluk halus yang gemar mencuri anak-anak untuk dijadikan anaknya. Terlebih Kali akar selama ini sebenarnya juga dikenal angker karena sudah pernah beberapa kali menelan korban jiwa.</p>
<p>Sepanjang malam rohayah menangis memikirkan nasib Udin. Esoknya, seluruh warga di Kampung Pakuon ikut beramai-ramai mencari Udin di sepanjang aliran Kali akar hingga ke muara. ada juga yang berenang dan menyelami bagian-bagian terdalam di sungai itu. Bahkan ada yang mencarinya hingga ke sungai Belahu. Tetapi semua usaha sia-sia saja. Udin tidak juga ditemukan.</p>
<p>&#8220;Mungkin Udin sudah tewas dan mayatnya hanyut hingga ke laut,&#8221; ujar salah seorang tetangga dengan nada berbisik karena tidak ingin melukai perasaan rohayah.</p>
<p>&#8220;Mungkin saja. Kali begitu kita cari sampai ke laut,&#8221; timpal rekannya.</p>
<p>Mereka pun lantas mencari Udin ke Teluk lampung dengan dibantu nelayan setempat. Hanya saja hingga sore hari, sosok Udin belum ditemukan. Para nelayan yang pulang melaut juga tidak ada yang melihat ada sosok mayat di</p>
<p>daerah Teluk lampung.</p>
<p>Selain melaporkan kasus hilangnya Udin ke polisi, Kardi juga menemui Mbah rekso, orang pintar yang tinggal tidak jauh dari Pakuon. Menurut Mbah rekso, Udin diculik. Namun Kardi tidak mempercayainya. apa motif penculiknya? Saya tidak punya musuh. Kalau minta tebusan, juga tidak mungkin karena saya tidak memiliki harta. Pasti mereka salah sasaran, kata Kardi dalam hati.</p>
<p>Sampai 5 hari kemudian, Udin belum juga ditemukan. Jika dia sudah meninggal, pasti mayatnya akan mengambang sehingga dapat ditemukan. Begitu juga kalau diculik, pasti penculiknya sudah menghubunginya untuk meminta uang tebusan. ataukah mungkin diculik dan dibawa ke kota lain untuk dijadikan pengemis seperti banyak diberitakan selama ini? pikir Kardi. Namun dugaannya itu tidak berani ia ceritakan pada rohayah karena takut istrinya itu akan semakin sedih. akhirnya, Kardi dan keluarganya hanya bisa pasrah dan memohon petunjuk pada allah.</p>
<p>Pada hari ke-6, penduduk Talang atas, tetangga Kampung Pakuon, geger. Sobri, seorang pencari kayu bakar, menemukan Udin di hutan Sumur Putri. &#8220;Tadi saat lewat saya melihat ada anak kecil duduk telanjang di atas batu besar. Tapi sewaktu saya samperin, dia malah lari. Sepertinya dia ketakutan.&#8221;</p>
<p>Mendengar cerita Sobri, keluarga Kardi dan warga sekitar langsung menuju hutan Sumur Putri. Mereka berpencar untuk mencari Udin. Kardi terlihat sangat antusias karena kuat dugaan bocah kecil yang dilihat Sobri itu benar anak bungsunya.</p>
<p>&#8220;Woooiii…. Udin ada di sini,&#8221; teriak, Mamad, salah seorang penduduk yang ikut mencari. Seketika semua orang merubung ke tempat itu. Tampak Udin duduk seperti tengah melamun di atas sebuah batu besar. Ketika mengetahui banyak orang telah mengepung tempat duduknya, Udin berontak meski wajahnya menampakkan ketakutan yang luiar biasa. Ketika Mamad mencoba meraih tangan Udin, anak itu spontan balik menyerangnya. Dia berusaha mencakar wajah Mamad sehingga Mamad lari ketakutan. Beberapa orang mencoba menangkapnya, namun masih</p>
<p>setelah diruqiah, perlahan kesadaran Udin pulih. Dia mulai mengenali ibunya. namun belum sempat Rohayah memeluk anaknya, Udin sudah keburu muntah. Yang mengejutkan, muntahannya berupa belatung yang sangat banyak.</p>
<p>belum berhasil karena Udin terus melawan dengan cakarnya. Gerakkannya mirip seekor monyet; lincah dan mengandalkan cakarnya sebagai senjata. Namun akhirnya Udin berhasil dilumpuhkan setelah secara serentak sejumlah orang termasuk Kardi, menangkap kedua tangannya. Udin lantas dibawa pulang.</p>
<p>Smapi di rumah, rohayah hampir pingsan melihat kondisi anaknya. Keinginan untuk memeluknya, dipendam karena Udin masih terus berontak sehingga beberapa orang terpaksa memeganginya. Kardi kemudian memanggil Ustadz ali. Oleh ustadz itu, Udin diruqiyah agar dirinya terbebas dari makhluk gaib. lagi-lagi Udin mengerang seperti monyet dan berusaha menyerang Ustadz ali. Namun Udin tidak berhasil menyerang Ustadz ali karena kedua tangan dan kakinya masih dipegangi oleh beberap orang.</p>
<p>Setelah diruqiah, perlahan kesadaran Udin pulih. Dia mulai mengenali ibunya. Namun belum sempat rohayah memeluk anaknya, Udin sudah keburu muntah. Yang mengejutkan, muntahannya berupa belatung yang sangat banyak.</p>
<p>&#8220;alhamdulillah, kotorannya sudah keluar. itulah yang membuat Udin tidak bisa bicara dan kehilangan kesadaran,&#8221; ujar Ustadz ali.</p>
<p>Usai memuntahkan belatung, kondisi fisik Udin mendadak lemas. Tidak lama kemudian dia tertidur pulas. Esoknya Udin sudah kembali segar-bugar. Kepada keluarga dan tetangganya yang masih penasaran apa yang dialaminya selama 6 hari terakhir, Udin pun bercerita. Menurut Udin, setelah mandi di Kali akar, ia naik ke tebing. &#8220;Tiba-tiba saja kaki saya seperti ada yang menarik. Saya mencoba melepaskan diri tetapi tidak kuat. Makhluk yang mencengkeram saya sangat kuat. Ketika saya menoleh ke belakang, saya terkejut sekali karena yang mendekap saya ternyata seekor monyet yang sangat besar,&#8221; ujar Udin.</p>
<p>Sebenarnya, kata Udin, sewaktu Badar memanggil-manggil namanya, Udin sempat mendengarnya. Namun dia tidak bisa menyahut karena mulutnya dibekap oleh monyet raksasa itu. Setelah berhasil menguasainya, Udin lantas dibawa ke suatu tempat yang tidak dikenalinya. Di situ sudah banyak sekali monyet, ada yang sangat besar namun juga ada yang kecil.</p>
<p>&#8220;Namun monyet-monyet itu baik sekali pada saya. Mereka banyak member saya buah- buahan dan juga ikan segar. Saya juga diberi minuman yang rasanya agak asin dan hangat,&#8221; lanjut Udin.</p>
<p>Namun Udin tidak tahu mengapa kemudian dirinya ditemukan di hutan Sumur Putri yang jaraknya lumayan jauh dari Kali akar. Sampai saat ini masyarakat setempat juga masih bingung apakah monyet itu asli atau monyet jadi-jadian yang merupakan penunggu Kali akar. rohayah sendiri enggan bertanya lebih jauh kepada Udin karena dia merasa sudah sangat senang anaknya bisa ditemukan dalam keadaan selamat.</span></p>
<p>Kisah Mistis Diculik Penghuni Gaib Sungai</p>
<p>Hampir 6 hari Udin dibawa kabur makhluk penghuni Kali Akar. Ketika ditemukan, sifat Udin berubah mirip kera dan menyerang siapa saja yang hendak menangkapnya.</p>
<p>Kali akar merupakan bagian dari Way Belahu, sungai yang mengalir membelah Kota Teluk betung Bandar lampung. Penduduk menyebutnya Kali akar karena di sekitar aliran sungai itu banyak ditumbuhi pohon perdu yang akarnya muncul di permukaan air. ada juga akar yang menjuntai sepert<span class="text_exposed_show">i tali ayunan. akar- akar sebesar paha orang dewasa itu sangat disenangi anak-anak. Mereka biasa berdiri di atas akar itu lalu terjun ke sungai.</p>
<p>Sebagian orang mengatakan tempat itu angker. Memang jarang sekali tempat itu dikunjungi orang. Mereka datang ke tempat itu hanya pada saat-saat tertentu saja, seperti menjelang bulan puasa. Biasanya mereka datang untuk mandi keramas. Praktis, pada hari- hari biasa sungai itu hanya ramai oleh anak- anak setempat yang berenang.</p>
<p>Sore itu hujan turun lebat sekali. Tetapi sekelompok anak-anak Kampung Pakuon yang sedang bermain bola belum juga mau berhenti. Hujan justru membuat mereka tambah bersemangat bermain sehingga tanpa terasa hari sudah mulai gelap. Usai bermain bola, mereka lantas berlari menuju Kali akar dan sambil bersorak mereka pun terjun ke sungai itu. Setelah badannya bersih dari lumpur, mereka lantas pulang ke rumah masing-masing. Namaun ada yang aneh di sore itu. Mahyudin yang biasa dipanggil Udin, tidak tampak di antara mereka. Padahal tadi Udin bermain dan mandi di sungai bersama anak-anak itu. Ketika rohayah, ibunya Udin bertanya, anak-anak hanya menjawab Udin masih mandi di sungai. rohayah sedikit lega mendengar jawaban itu karena sudah menjadi kebiasaan Udin selalu pulang terlambat.</p>
<p>Namaun ketika adzan Magrib terdengar dan Udin belum juga pulang, rohayah mulai was- was. Kemana anak itu? Tanya rohayah dalam hati. ia kemudian memanggil Badar, kakak Udin, yang sedang menonton televisi.</p>
<p>&#8220;Badar, coba kamu susul adikmu,&#8221; perintah rohayah.</p>
<p>&#8220;Susul kemana, Bu?&#8221; kata Badar balik bertanya tanpa melepas pandangannya daripesawat TV.</p>
<p>&#8220;Kata temannya tadi dia mandi di Kali akar.&#8221; Dengan agak malas, Badar beranjak dari tempat duduknya. Kakinya diseret menuju Kali akar yang letaknya tidak terlalu jauh dariu rumahnya. Tiba di Kali akar, Badar tidak melihat adiknya. Situasi di sekitar Kali akar sangat sepi. Badar sempat beberapa kali memanggil nama adiknya. namun tidak ada sahutan. Badar pun mencoba menyusuri aliran sungai itu sambil</p>
<p>terus memanggil-manggil Udin tetapi tetap saja tidak menemukan adiknya. Badar akhirnya pulang dengan tangan hampa.</p>
<p>&#8220;Udin tidak ada di Kali akar,&#8221; lapor Badar pada ibunya.</p>
<p>Perasaan rohayah semakin tidak menentu. Firasatnya mengatakan telah terjadi sesuatu pada anak itu. &#8220;Coba cari ke musola. Siapa tahu dari sungai tadi dia langsung ke musola untuk mengaji.&#8221;</p>
<p>&#8220;Bu, ini maslam Jumat. Tidak ada anak-anak yang mengaji,&#8221; sahut Badar. Ustadz ali memang meliburkan santrinya setiap malam Jumat.</p>
<p>&#8220;Kalau begitu coba cari ke rumah Pakde Miran. Mungkin saja Udin ke sana,&#8221; perintah rohayah. Kini suaranya mulai bergetar karena rasa was-was. Sementara Kardi, suami rohayah, juga sudah sibuk mencari kemana-mana.</p>
<p>Tanpa banyak Tanya, Badar langsung berlari ke rumah Pakde Miran. Perasaannya mulai ikut cemas memikirkan berbagai kemungkinan buruk menimpa adiknya. Benar saja, Udin tidak ada di rumah Pakde Miran. Badar langsung pulang dan memberitahukan hal itu pada ibunya.</p>
<p>Sontak keluarga Udin dilanda kecemasan yang luar biasa. Terlebih usai adzan isya, Udin juga belum ditemukan. Kabar itu segera menyebar sehingga para tetangga dan teman- teman Udin ikut mencari anak itu. Mereka menyusuri sungi karena mulai muncul dugaan Udin hanyut terbawa arus Kali akar. apalagi sore itu hujan turun sangat deras. Meski Udin bisa berenang, namun belum terlalu mahir sehingga jika kemungkinan saja terseret arus karena hujan turun sejak sore sehingga aliran Kali akar mendadak sangat deras.</p>
<p>Namun karena suasana gelap dan hujan tambah deras, mereka pun menghentikan pencariannya. Dari kasak-kusuk mulailah muncul dugaan jika Udin telah dibawa oleh Kalongwewe, makhluk halus yang gemar mencuri anak-anak untuk dijadikan anaknya. Terlebih Kali akar selama ini sebenarnya juga dikenal angker karena sudah pernah beberapa kali menelan korban jiwa.</p>
<p>Sepanjang malam rohayah menangis memikirkan nasib Udin. Esoknya, seluruh warga di Kampung Pakuon ikut beramai-ramai mencari Udin di sepanjang aliran Kali akar hingga ke muara. ada juga yang berenang dan menyelami bagian-bagian terdalam di sungai itu. Bahkan ada yang mencarinya hingga ke sungai Belahu. Tetapi semua usaha sia-sia saja. Udin tidak juga ditemukan.</p>
<p>&#8220;Mungkin Udin sudah tewas dan mayatnya hanyut hingga ke laut,&#8221; ujar salah seorang tetangga dengan nada berbisik karena tidak ingin melukai perasaan rohayah.</p>
<p>&#8220;Mungkin saja. Kali begitu kita cari sampai ke laut,&#8221; timpal rekannya.</p>
<p>Mereka pun lantas mencari Udin ke Teluk lampung dengan dibantu nelayan setempat. Hanya saja hingga sore hari, sosok Udin belum ditemukan. Para nelayan yang pulang melaut juga tidak ada yang melihat ada sosok mayat di</p>
<p>daerah Teluk lampung.</p>
<p>Selain melaporkan kasus hilangnya Udin ke polisi, Kardi juga menemui Mbah rekso, orang pintar yang tinggal tidak jauh dari Pakuon. Menurut Mbah rekso, Udin diculik. Namun Kardi tidak mempercayainya. apa motif penculiknya? Saya tidak punya musuh. Kalau minta tebusan, juga tidak mungkin karena saya tidak memiliki harta. Pasti mereka salah sasaran, kata Kardi dalam hati.</p>
<p>Sampai 5 hari kemudian, Udin belum juga ditemukan. Jika dia sudah meninggal, pasti mayatnya akan mengambang sehingga dapat ditemukan. Begitu juga kalau diculik, pasti penculiknya sudah menghubunginya untuk meminta uang tebusan. ataukah mungkin diculik dan dibawa ke kota lain untuk dijadikan pengemis seperti banyak diberitakan selama ini? pikir Kardi. Namun dugaannya itu tidak berani ia ceritakan pada rohayah karena takut istrinya itu akan semakin sedih. akhirnya, Kardi dan keluarganya hanya bisa pasrah dan memohon petunjuk pada allah.</p>
<p>Pada hari ke-6, penduduk Talang atas, tetangga Kampung Pakuon, geger. Sobri, seorang pencari kayu bakar, menemukan Udin di hutan Sumur Putri. &#8220;Tadi saat lewat saya melihat ada anak kecil duduk telanjang di atas batu besar. Tapi sewaktu saya samperin, dia malah lari. Sepertinya dia ketakutan.&#8221;</p>
<p>Mendengar cerita Sobri, keluarga Kardi dan warga sekitar langsung menuju hutan Sumur Putri. Mereka berpencar untuk mencari Udin. Kardi terlihat sangat antusias karena kuat dugaan bocah kecil yang dilihat Sobri itu benar anak bungsunya.</p>
<p>&#8220;Woooiii…. Udin ada di sini,&#8221; teriak, Mamad, salah seorang penduduk yang ikut mencari. Seketika semua orang merubung ke tempat itu. Tampak Udin duduk seperti tengah melamun di atas sebuah batu besar. Ketika mengetahui banyak orang telah mengepung tempat duduknya, Udin berontak meski wajahnya menampakkan ketakutan yang luiar biasa. Ketika Mamad mencoba meraih tangan Udin, anak itu spontan balik menyerangnya. Dia berusaha mencakar wajah Mamad sehingga Mamad lari ketakutan. Beberapa orang mencoba menangkapnya, namun masih</p>
<p>setelah diruqiah, perlahan kesadaran Udin pulih. Dia mulai mengenali ibunya. namun belum sempat Rohayah memeluk anaknya, Udin sudah keburu muntah. Yang mengejutkan, muntahannya berupa belatung yang sangat banyak.</p>
<p>belum berhasil karena Udin terus melawan dengan cakarnya. Gerakkannya mirip seekor monyet; lincah dan mengandalkan cakarnya sebagai senjata. Namun akhirnya Udin berhasil dilumpuhkan setelah secara serentak sejumlah orang termasuk Kardi, menangkap kedua tangannya. Udin lantas dibawa pulang.</p>
<p>Smapi di rumah, rohayah hampir pingsan melihat kondisi anaknya. Keinginan untuk memeluknya, dipendam karena Udin masih terus berontak sehingga beberapa orang terpaksa memeganginya. Kardi kemudian memanggil Ustadz ali. Oleh ustadz itu, Udin diruqiyah agar dirinya terbebas dari makhluk gaib. lagi-lagi Udin mengerang seperti monyet dan berusaha menyerang Ustadz ali. Namun Udin tidak berhasil menyerang Ustadz ali karena kedua tangan dan kakinya masih dipegangi oleh beberap orang.</p>
<p>Setelah diruqiah, perlahan kesadaran Udin pulih. Dia mulai mengenali ibunya. Namun belum sempat rohayah memeluk anaknya, Udin sudah keburu muntah. Yang mengejutkan, muntahannya berupa belatung yang sangat banyak.</p>
<p>&#8220;alhamdulillah, kotorannya sudah keluar. itulah yang membuat Udin tidak bisa bicara dan kehilangan kesadaran,&#8221; ujar Ustadz ali.</p>
<p>Usai memuntahkan belatung, kondisi fisik Udin mendadak lemas. Tidak lama kemudian dia tertidur pulas. Esoknya Udin sudah kembali segar-bugar. Kepada keluarga dan tetangganya yang masih penasaran apa yang dialaminya selama 6 hari terakhir, Udin pun bercerita. Menurut Udin, setelah mandi di Kali akar, ia naik ke tebing. &#8220;Tiba-tiba saja kaki saya seperti ada yang menarik. Saya mencoba melepaskan diri tetapi tidak kuat. Makhluk yang mencengkeram saya sangat kuat. Ketika saya menoleh ke belakang, saya terkejut sekali karena yang mendekap saya ternyata seekor monyet yang sangat besar,&#8221; ujar Udin.</p>
<p>Sebenarnya, kata Udin, sewaktu Badar memanggil-manggil namanya, Udin sempat mendengarnya. Namun dia tidak bisa menyahut karena mulutnya dibekap oleh monyet raksasa itu. Setelah berhasil menguasainya, Udin lantas dibawa ke suatu tempat yang tidak dikenalinya. Di situ sudah banyak sekali monyet, ada yang sangat besar namun juga ada yang kecil.</p>
<p>&#8220;Namun monyet-monyet itu baik sekali pada saya. Mereka banyak member saya buah- buahan dan juga ikan segar. Saya juga diberi minuman yang rasanya agak asin dan hangat,&#8221; lanjut Udin.</p>
<p>Namun Udin tidak tahu mengapa kemudian dirinya ditemukan di hutan Sumur Putri yang jaraknya lumayan jauh dari Kali akar. Sampai saat ini masyarakat setempat juga masih bingung apakah monyet itu asli atau monyet jadi-jadian yang merupakan penunggu Kali akar. rohayah sendiri enggan bertanya lebih jauh kepada Udin karena dia merasa sudah sangat senang anaknya bisa ditemukan dalam keadaan selamat.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kisahghaib.com/2012/05/diculik-penghuni-ghaib-kali-akar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>misteri jalan tol cipularang dan gunung Hejo yang angker</title>
		<link>http://kisahghaib.com/2012/05/misteri-jalan-tol-cipularang-dan-gunung-hejo-yang-angker/</link>
		<comments>http://kisahghaib.com/2012/05/misteri-jalan-tol-cipularang-dan-gunung-hejo-yang-angker/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 May 2012 12:23:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cerita tentang tol cipularang]]></category>
		<category><![CDATA[hantu tol cipularang]]></category>
		<category><![CDATA[jin penunggu tol cipularang]]></category>
		<category><![CDATA[kisah tol cipularang]]></category>
		<category><![CDATA[misteri tol cipularang]]></category>
		<category><![CDATA[mitos tentang tol cipularang]]></category>
		<category><![CDATA[tol cipularang]]></category>
		<category><![CDATA[tol cipularang km 200]]></category>
		<category><![CDATA[tol cipularang km 60]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kisahghaib.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[misteri jalan tol cipularang dan gunung Hejo yang angker-bagi yang suka mondar-mandir Jakarta-Bandung pasti sudah tidak asing lagi dengan tol cipularang, jalannya yang terkenal angker khususnya km 60 &#8211; km 100 banyak menyita dan merenggut nyawa. berikut akan admin tulis tentang misteri jalan tol cipularang dan gunung Hejo yang angker. sselamat menikmati para penggemar kisahghaib.comda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>misteri jalan tol cipularang dan gunung Hejo</strong> yang angker-bagi yang suka mondar-mandir Jakarta-Bandung pasti sudah tidak asing lagi dengan tol cipularang, jalannya yang terkenal angker khususnya km 60 &#8211; km 100 banyak menyita dan merenggut nyawa. berikut akan admin tulis tentang <strong>misteri jalan tol cipularang dan gunung Hejo</strong> yang angker. sselamat menikmati para penggemar <a href="http://kisahghaib.com">kisahghaib.com</a>da baiknya pengendara berhati-hati bila melintasi ruas Tol Purbaleunyi atau lebih dikenal Tol Cipularang, terutama mulai dari KM 60 sampai KM 100. Pasalnya, di ruas sepanjang puluhan kilometer tersebut banyak yang meyakini sebagai poros gaib yang kerap meminta tumbal dari pengguna jalan yang melintasi ruas tersebut. Posisinya berada di sekitar Gunung Hejo, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Jalur ini juga dikenal sebagai Jalur Tengkorak.</p>
<p>Pernah dalam kurun waktu sebulan tercatat 10 nyawa melayang sia-sia akibat kecelakaan hanya di sepanjang tol cipularang. Terheboh, kecelakaan dialami pedangdut Saipul Jamil hingga metrenggut nyawa istrinya, Virginia Anggraeni, 23, Sabtu (3/9/2011) lalu. Berselang 4 hari dari tragedi Saipul, 6 nyawa kaum urban (pencari kerja) asal Kebumen, Jawa Tengah yang hendak mengadu nasib ke Jakarta, tewas seketika, akibat mobil travel yang mereka tumpangi menabrak belakang truk yang berada di depannya.</p>
<p>DAERAH RITUAL PEMUJAAN</p>
<p>Beragam cerita pengemudi yang mengalami kecelakaan di sekitar poros 90 dan 97 ini, di antaranya mendadak mereka terserang kantuk yang amat sangat dan kondisi kendaraan yang tak lain dijalankan, serta kelelahan mendera setelah menempuh perjalanan jarak jauh.</p>
<p>Bagi sebagian warga lokal, mendengar nama Gunung Hejo mungkin sudah tak asing. Masyarakat Purwakarta memang mengenal Gunung Hejo sebagai daerah ritual pemujaan.</p>
<p>Jangan heran, mitos Gunung Hejo merupakan daerah angker sudah dirasakan sejak dulu. Bahkan saat pembangunan Tol Purbaleunyi di ruas KM 90 sampai KM 97 ini, menyeruak cerita aneh yang tak bisa diterima akal sehat dari para pekerja proyek. Ada yang dipindahkan makhluk gaib saat tertidur lelap ke dekat sungai ada juga yang menangis sesenggukan saat tidur, bahkan banyak juga yang kesurupan.</p>
<p>Memang sebagian pihak, bahkan operator jalan tol di sana menganggap keberadaan alam gaib di sekitar Gunung Hejo merupakan cerita klenik dibuat-buat. Namun fakta menunujukkan, mengapa jalan tol yang melewati Gunung Hejo itu harus dibuat melingkar tidak langsung tembus menerobos Gunung Hejo.</p>
<p>TAK BISA DITEMBUS</p>
<p>Konon, saat proyek pembangunan Tol Cipularang ini dimulai, pihak kontraktor berusaha menembus Gunung Hejo untuk mempersingkat jalan dan memperkecil biaya, tapi apa daya dengan segenap peralatan canggih yang dimiliki, tak sanggup menembus dan memotong gunung yang selama ini dijadikan tempat pertapaan sebagian orang dari luar Kabupaten Purwakarta yang menuntut pesugihan karena ingin kaya.</p>
<p>&#8220;Tak sedikit buruh bangunan tewas saat proyek itu berjalan. Cara kematian bermacam-macam, ada yang terjatuh dari kendaraan crane dan yang tiba-tiba kendaraan stum berjalan sendiri melindas satu buruh yang tiduran,&#8221; ujar Suai, 40, warga sekitar. Tak hanya itu, kegaduhan para kuli bangunan acap kali jadi buah bibir masyarakat di pemukiman terdekat dengan lokasi proyek.</p>
<p>&#8220;Pada satu malam, seorang kuli sempat melihat sosok dua bocah gundul berlari lari di atas pancang crane. Kuli itu lari terbirit-birit dan terjatuh,&#8221; ungkapnya lagi. Dan, masih banyak cerita mistik lain dari proyek pembangunan Tol Cipularang itu.</p>
<p>Cerita pedangdut Saipul Jamil, beberapa saat sebelum kecelakaan, dia serasa didorong angin yang cukup kencang dan berputar-putar. Boleh jadi, angin itu bukan berhembus secara alami, melainkan ‘angin’ yang sengaja dihembuskan alam gaib penunggu wewengkon (kawasan) Gunung Hejo. Akan tetapi, memang sulit membuktikan terkait peristiwa gaib tersebut. Wallahualam bisawab!</p>
<p>KESAKSIAN SELEBRITI &amp; MASYARAKAT UMUM</p>
<p>berikut kesaksian selebriti dan masyarakat umum yang pernah mengalami kejadian aneh di tol cipularang :</p>
<p>1. Andhika The Titan<br />
Andhika yang memang tinggal di Bandung mengaku, pernah punya pengalaman mistis ketika melintas di jalan Tol Cipularang KM 97, tempat tewasnya istri Saipul Jamil. &#8220;Waktu itu aku bersama istri mau balik ke Bandung. Nah, saat itulah aku melihat ada bayangan hitam di atas billboard,&#8221; tambahnya.</p>
<p>2. Veeren Dona<br />
Peristiwa mistis lainnya juga pernah pula dialami Veeren Dona. Artis yang ngetop di tahun 90-an ini, sering mondar-mandir Bandung – Jakarta untuk urusan syuting. Suatu malam di tahun 2009, sepulang syuting dari Bandung, mobil sedan yang dikemudikannya tiba-tiba bergoyang hebat terkena hempasan angin yang begitu besar. Belum lagi hilang kekagetannya, tiba-tiba dari arah belakang sebuah mobil menyalakan lampu dim berkali-kali, meminta jalan.</p>
<p>Hanya dalam hitungan detik truk itu menghilang dari pandangannya. Tetapi, lagi-lagi Veeren dibuat terkejut. &#8220;Di kejauhan sana, aku seperti melihat sosok wanita berkerudung hendak menyeberang jalan,&#8221; katanya. Dia merasa aneh, di tengah malam, dan di jalan tol yang sepi, ada wanita sendirian memakai kerudung di pinggir jalan. &#8220;Untungnya aku ingat pesan guru ngajiku, kalau mengalami kejadian aneh lebih baik berhenti dan istighfar. Maka, aku langsung menghentikan mobil di pinggir tol. Aku istighfar berkali-kali dan sosok misterius itu pun hilang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>3. Pasha Ungu<br />
Pasha mengaku pernah merasakan adanya hawa mistis saat melintasi tol Cipularang. Mantan suami Okie Agustina ini mengatakan saat berada di KM72 tol Cipularang, ia merasa seperti ada mobil hitam yang mengikutinya dari belakang. Namun saat Pasha memutuskan untuk berhenti di rest area, mobil itu seperti menghilang dan tak bisa lagi dilihatnya. &#8220;Itu kayak ada mobil hitam di belakang dengan kecepatan tinggi kayak mau nyusul gitu. Lalu saya putuskan ambil kiri dan berhenti di rest area KM72. Tapi begitu saya coba tengok, mobil itu gak bisa saya lihat lagi,&#8221; paparnya.</p>
<p>4. Fahrudin<br />
Penampakan hantu wanita berkerudung di Tol Cipularang KM 97 pernah pula dilihat oleh Fahrudin, warga Cilandak, Jakarta Selatan. Lelaki yang berprofesi sebagai sopir ini, setiap bulan Puasa, terutama seminggu jelang Lebaran, selalu kebanjiran job mengantar pembantu-pembantu yang mudik ke Bandung.</p>
<p>Kejadian mistis yang dialaminya terjadi pada bulan puasa tahun 2010 lalu. Dia mengantar delapan wanita pembantu. &#8220;Dalam perjalanan mereka selalu menasehati agar aku berhati-hati dan perbanyak Istighfar. Menurut mereka jalur itu angker. jalan Tol Cipularang itu dibuat dengan membabat hutan dan gunung. Kata mereka di salah satu kawasan hutan yang digusur itu terdapat sebuah tempat pertapaan, tempat mencari wangsit dan pesugihan,&#8221; tutur lelaki berpostur tinggi itu.</p>
<p>Memasuki KM 90, tiba-tiba dari belakang ada mobil yang menyalakan lampu dim berkali-kali. Fahrudin pun pindah ke jalur kiri. Tetapi, tak ada satu mobil pun yang melewatinya. Penasaran dia melihat ke belakang melalui kaca spion. Tiba-tiba Fahrudin dikejutkan oleh teriakan para penumpangnya. &#8220;Aku melihat ke depan. Nggak ada apa-apa. Sepi. Tapi ketika aku menoleh ke belakang, aku lihat wajah mereka pucat, seperti orang yang ketakutan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Mereka mengaku melihat seorang wanita berkerudung menyebarang jalan dengan langkah yang sangat cepat seperti terbang. Lalu, siapa wanita berkerudung itu? &#8220;Kata mereka sih hantu itu jelmaan wanita korban tabrakan. Benar apa nggak, Wallahu&#8217;alam Bishawab!&#8221; katanya.</p>
<p>5. Anonym<br />
Tadi jam 22.00 dapet SMS dari temen yang pulang ke Bandung via Cipularang, kalo di KM 70-an (deket waduk Jatiluhur) ada KIA Visto silver B 8878 xx yang posisinya ada di depan dia, tiba-tiba mengerem mendadak dan terguling di jalur sebelah kanan.</p>
<p>Padahal siangnya baru rame-rame membahas imel horor dari milis TKCC yang isinya sbb : Mau nambahin Om , hati-hati kalau jalan malem di Cipularang, terutama setelah waduk Jatiluhur ke arah Bandung&#8230;. ada mobil misterius ngedim-ngedim. Pengalaman saya waktu itu mau balik ke Jakarta lewat Cipularang malem hari. Saat itu saya di jalur kanan, tiba-tiba dari belakang ada mobil ngedim-ngedim.</p>
<p>Habis itu saya minggir ke kiri ngasih jalan, eh itu mobil ikutan ke kiri juga sambil tetep ngedim-ngedim. Karena kesel saya bejek mobil saya, eh dia ikut-ikutan kenceng juga. Tetep dia masih ngedim juga. Karena kesel di-dim melulu, saya intip dari spion tengah itu mobil apa sih, eh sehabis ngintip spion tengah, saya terus liat jalan di depan, udah ada buntut truk tinggal beberapa meter lagi. Kaget&#8230; saya rem abis, untung gak ngguling.</p>
<p>Abis ngerem saya intip spion tengah, mobil tadi udah nggak ada lagi. Saya salip truk ternyata kendaran yang ada cuman mobil saya sama truk tadi. Depan gelap nggak ada mobil sama sekali huaaaa&#8230; serem abis&#8230; saya tu mrinding abis.</p>
<p>Cerita ke kakak yang lagi kuliah di Bandung, dia ternyata juga pernah ngalamin yang kayak gitu.Fenomena apakah yang terjadi&#8230;? Perlu mengundang tim pemburu hantu kah ?</p>
<p>6. Anonym<br />
Saya ingin berbagi cerita ini kejadian yang terjadi pada hari ke 4 lebaran, temen saya bersama om dan tantenya pergi dari Jakarta menuju Bandung melewati tol Cipularang pada siang hari&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>pada kecepatan 60Km/jm melewati KM. 69,70 tiba-tiba si sopir yang kebetulan om-nya sendiri yang membawa kendaraan (mobil panther baru) seperti tidak sadarkan diri dan memacu kendaraan semakin kencang sehingga kendaraan tersebut tidak stabil lalu membentur trotoar dan terbalik&#8230;&#8230;</p>
<p>pada waktu kejadian di dalam mobil tantenya sudah mengingatkan untuk memelankan kendaraan namun semakin kencang membawanya sehingga terjadilah kecelakaan tersebut untungnya tidak ada yang terluka parah walaupun mobil tersebut keadaannya rusak berat dan kejadian terjadi di KM. 72.</p>
<p>kendaraan yg berada dibelakangnya bisa mengerem (Honda CRV) kemudian si pengemudi kendaraan tersebut turun dari mobil, anehnya si pengemudi menyalami om temen saya dan berkata &#8220;selamat pak untung tidak apa-apa, saya juga sempat hilang sebentar namun karena melihat kendaraan bapak saya kaget dan mengerem&#8221;.</p>
<p>Setelah beberapa lama pihak Jasa Marga datang, lalu anehnya lagi mereka berkata &#8220;Untung bapak di KM. 72 kalau di KM. 68 pasti bapak sudah lewat kalau sebelumnya ada 2 kecelakan di KM. 68 meninggal, memang daerah rawan di 68-72 pak sebaiknya di KM ini lebih berhati-hati dan jangan sampe PIKIRAN KOSONG/MELAMUN&#8221;.</p>
<p>7. Adhe Hendra<br />
saya pernah mengalami hal misterius di kilometer 90 saya tidak bohong atau mengada2&#8230;.sewaktu saya bawa kendaraan dari arah bandung kira2 saya pulang dari bandung pukul 01.00 wib &#8220;malam&#8221; saya membawa mobil dan melintas tiba2 saya seperti di hadang tembok besar yg menghadang jalan tol cipularang dalam keadaaan tersebut saya tidak mengantuk atau melamun saya betul2 sadar begitu saya melihat tembok besar yg menghalang tersebut sontak saya tiba2 ngerem mendadak dan mobil yg saya kendarai oleng kiri kanan dan saya pun terpanting ke kiri jalan dan saya betul2 kaget sekali begitu saya mengucap allah huakbar tiba2 tembok terbut hilang secara gaib dan saya persis berada di pinggir jurang yg kala itu tidak ada beton penghaalang dan saya betul2 kaget&#8230;..ini saya cerita fakta bukanya mengada2, karena saya mengalami kejadian aneh tersebut, tapi alhamdulilah sya tidak mengalami kecelakaaan.</p>
<p>8. Risya Robbika<br />
Dulu sewaktu tol cipularang baru dibuka, sy dan suami pulang dari bandung ke jakarta menjelang pkl 16.00,keadaan gerimis, tiba-tiba sy agak mengantuk,sy melihat ada bayangan hitam berkelebat sangat cepat dari sebelah kiri mobil, sy langsung terbangun dan reflek memegang tangan suami yg menyetir, awas hati-hati, dan sy langsung banyak berdzikir, alhamdulillah kami tidak mengalami kecelakaan, dan sampe di jkt dgn selamat.skrg setelah banyak mendengar kejadian aneh di tol cipularang, sy baru terpikir lg kejadian yg dulu.</p>
<p>9. Sopir Travel<br />
Bagi sopir travel, jalan Tol Cipularang dinilai cukup nyaman. Kalaupun ada beberapa lokasi yang agak rawan karena turunan atau belokan, tak jadi masalah. Menurut mereka hal yang harus diwaspadai adalah faktor di luar nalar yang terkadang membuat konsentrasi sopir terpecah. Para sopir itu mengaku kerap &#8216;diganggu&#8217; mahluk ghaib.</p>
<p>&#8220;Di antara kami sesama sopir suka berbagi cerita seram melintasi Cipularang. Itu bukan buat apa-apa, agar kita menjadi lebih waspada saja,&#8221; ujar Sopir Travel Baraya Eman Sulaeman (42) saat ditemui detik.com</p>
<p>Eman mengaku pernah beberapa kali mengalami kejadian janggal saat melintas Tol Cipularang. Suatu malam saat perjalanan menuju Jakarta, tiba-tiba sesosok bayangan hitam melintas tepat di depan mobilnya sehingga ia mengerem mendadak. &#8220;Lupa di kilometer mana,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Pada hari lainnya, saat hanya membawa seorang penumpang dari Jakata ke Bandung malam hari, tiba-tiba si penumpang minta pindah ke depan. &#8220;Itu dua kali kejadiannya. Kalau yang satu langsung melompat ke depan, kalau satu lagi mobil berhenti dulu, lalu naik ke depan,&#8221; kisah Eman yang menjadi sopir travel Baraya selama dua tahun itu.</p>
<p>Pengalaman di luar nalar juga pernah dialami Sopir Travel City Trans Jamaudin (31). Menurutnya pernah suatu malam di KM 92 arah Jakarta, ia langsung mengerem mendadak karena tiba-tiba ada ibu dan anak menyebrang. &#8220;Tapi mereka tanpa kaki,&#8221; kisahnya ditemui di Poll City Trans Jalan Dipatiukur.</p>
<p>Meskipun demikian, ada juga kalangan yang mengatakan penyebab banyaknya korban di tol cipularang karena jalannya yang menurun tajam dan kondisi alam yg kurang bersahabat. Penjelasan ini cukup ilmiah dan masuk logika meski cukup banyak kejadian-kejadian aneh yang bukan karena faktor jalan/alam. Jadi apapun penyebabnya&#8230;. tetaplah kita harus berhati-hati dan waspada 2x lipat saat berkendara di tol cipularang.<span id="more-14"></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kisahghaib.com/2012/05/misteri-jalan-tol-cipularang-dan-gunung-hejo-yang-angker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>istana ghaib di sebelah rumah ku</title>
		<link>http://kisahghaib.com/2012/05/istana-ghaib-di-sebelah-rumah-ku/</link>
		<comments>http://kisahghaib.com/2012/05/istana-ghaib-di-sebelah-rumah-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 May 2012 11:24:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[genderuwo pengganggu pengguna jalan]]></category>
		<category><![CDATA[hantu genderuwo]]></category>
		<category><![CDATA[istana ghaib]]></category>
		<category><![CDATA[tuyul usil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kisahghaib.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[&#160; istana ghaib di sebelah rumah ku &#8211; kisah ini datang dari teman penulis yang kebetulan bisa melihat mahkluk tak kasat mata, sebelumnya akan penulis kasih tau gambaran rumah teman penulis, rumah teman penulis itu terletak di jalan utama, masih banyak pohon-pohon rindang di sana, dan disamping rumah tersebut ada suatu rumah yang sudah tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kisahghaib.com/wp-content/uploads/2012/05/images.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-12" title="images" src="http://kisahghaib.com/wp-content/uploads/2012/05/images.jpeg" alt="" width="240" height="180" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>istana ghaib di sebelah rumah ku &#8211; kisah ini datang dari teman penulis yang kebetulan bisa melihat mahkluk tak kasat mata, sebelumnya akan penulis kasih tau gambaran rumah teman penulis, rumah teman penulis itu terletak di jalan utama, masih banyak pohon-pohon rindang di sana, dan disamping rumah tersebut ada suatu rumah yang sudah tidak terawat dan lama ditinggalkan oleh penghuninya<span id="more-11"></span>menurut teman penulis setelah di terawang, disana ada istana ghaib, terbentang karpet merah panjang seperti permadani yang indah, banyak sekali mahluk halus di sana, ada yang berwujud anak kecil memakai cawet dan gundul, ada yang hitam berkuku panjang dan sangat besar, jalan di depan rumah tersebut sudah di cap angker oleh warga sekitar karena sering terjadi kecelakaan maut sampai-sampai merenggut nyawa, ternyata usut punya usut itu semua terjadi karena banyak mahluk ghaib yang bermain disana, menurut penuturan teman penulis, jika sedang bermain makhluk hitam dan besar tersebut tidak mau berjalan sendiri, dia hanya duduk di tempat dan di angkat oleh banyak tuyul-tuyul, dia sering mengganggu pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut.</p>
<p>ada baiknya kita sebagai umat muslim, jika akan berpergian baca lah doa dan intalah perlindungan oleh Tuhan YME, jika kita sudah berdoa, insyallah akan terbebas dari gangguan, baik yang tak kasat mata ataupun yang kasat mata</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kisahghaib.com/2012/05/istana-ghaib-di-sebelah-rumah-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman pertama waktu lihat hantu</title>
		<link>http://kisahghaib.com/2012/05/pengalaman-pertama-waktu-lihat-hantu/</link>
		<comments>http://kisahghaib.com/2012/05/pengalaman-pertama-waktu-lihat-hantu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 May 2012 11:09:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[hal ghaib]]></category>
		<category><![CDATA[hantu kuntilanak]]></category>
		<category><![CDATA[kisah ghaib]]></category>
		<category><![CDATA[kisah misteri]]></category>
		<category><![CDATA[melihat penampakan]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman melihat hantu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kisahghaib.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman pertama waktu lihat hantu &#8211; rasanya dag dig dug der lah, waktu itu saya nginap disekolah, karena ada tugas dan hal yang harus di kerjakan, pada pukul 19.00 wib, saya keluar untuk mencari makan, sekedar gambaran sekolah saya terletak di daerah Lampung Tengah, luas sekolahan itu kurang lebih 4 Hektar, dan saya harus berjalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengalaman pertama waktu lihat hantu &#8211; rasanya dag dig dug der lah, waktu itu saya nginap disekolah, karena ada tugas dan hal yang harus di kerjakan, pada pukul 19.00 wib, saya keluar untuk mencari makan, sekedar gambaran sekolah saya terletak di daerah Lampung Tengah, luas sekolahan itu kurang lebih 4 Hektar, dan saya harus berjalan kelujar melewati gerbang utama kira-kira 100 Meter, banyak pohon-pohon besar seperti pojon beringin dll, jadi kebayangkan jika anda harus melewati jalan dimana jalan  itu sepi dan dengan lampu-lampu kelas dimatikan. (lampu kelas memang sengaja dimatikan)<span id="more-9"></span>pada saat saya berangkat sudah ada perasaan tidak enak apada hati saya, kadang-kadang terdengar suara langkah mengikuti saya, tapi sengaja saya hiraukan,  dengan perasaan tidak karuan saya tetap berjalan untuk membeli makan, akhirnya saya sampai di warung makan padang langganan saya, ketika pulang saya rada-rada getir karena dilingkungan sekolah nampak sangat sepi dan banyak pohon-pohon besar tertiup angin, tapi semua iyu saya hiraukan. setelah saya jalan melewati kelas-kelas yang gelap, saya pun terkaget-kaget karena ada cahaya putih dibarengi angin kencang melintas di sebelah kanan saya, cahaya itu jelas sekali terlihat di mata saya, dan cepat sampai pada suatu tempat cahaya tersebut berhenti dan berubah menjadi sosok mengerikan, rambut dan kukunya panjang, memakai baju putih dan matanya seolah mau lepas ketika melihat saya  &#8220;Hih amit-amit jangan sampai bertemu dan melihat lagi&#8221; kata-kata itu selalu berdengung kencang di benak saya jika mengingat kejadian tempo hari, dan saya pun lari, tetapi jalan yang sudah dekat terasa semakin jauh, pada akhirnya semua kaki saya bergetar dan badan saya terasa lemas. pada saat itu pun saya baca surat-surat pendek sambil menahan nafas, allhamdullilah akhirnya saya bisa berjalan walaupun sangat lambat, meninggalkan makhluk mengerikan itu, akhirnya say sampai di kelas tempat saya menginap dengan keadaan lemas dan keringat dingin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kisahghaib.com/2012/05/pengalaman-pertama-waktu-lihat-hantu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Visi Misi kisahghaib.com</title>
		<link>http://kisahghaib.com/2012/05/visi-misi-kisahghaib-com/</link>
		<comments>http://kisahghaib.com/2012/05/visi-misi-kisahghaib-com/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 May 2012 06:51:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kisahghaib.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[blog ini sengaja saya buat untuk memanjakan para pencinta kisah ghaib di seluruh  Indonesia.terus terang saya pun adalah penggemar berat kisah ghaib, karena hal ghaib adalah hal yang tidak ada habisnya dan semua berada di luar nalar jika di pelajari. terus terang saya tidak pernah melihat langsung tentang penampakan, kata teman-teman sih penampakan kebanyakan berwujud [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>blog ini sengaja saya buat untuk memanjakan para pencinta kisah ghaib di seluruh  Indonesia.<span id="more-4"></span>terus terang saya pun adalah penggemar berat kisah ghaib, karena hal ghaib adalah hal yang tidak ada habisnya dan semua berada di luar nalar jika di pelajari. terus terang saya tidak pernah melihat langsung tentang penampakan, kata teman-teman sih penampakan kebanyakan berwujud ngeri dan rusak, ada juga yang bilang penampakan ada juga yang berwujud bagus, tapi yang jelas semua tentang hal ghaib susah untuk di mengerti. bahkan ada yang tidak percaya, tapi kita sebagai muslim wajib hukumnya untuk mempercayai  hal ghaib. oke nanti akan saya post tentang cerita-cerita ghaib di bumi Indonesia ini,, enjoy read <img src='http://kisahghaib.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kisahghaib.com/2012/05/visi-misi-kisahghaib-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://kisahghaib.com/2012/01/hello-world/</link>
		<comments>http://kisahghaib.com/2012/01/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 14:47:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kisahghaib.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kisahghaib.com/2012/01/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
